Mengapa Jogja Membuat Kangen

Mengapa Jogja Membuat Kangen

Mengapa Jogja Membuat Kangen – Liburan Lebaran tinggal hitung hari. Rasa jemu dengan kegiatan rutin pengajaran dan kebosanan di meja kerja.

Sehingga membuat seluruh orang tidak sabar untuk selekasnya menyelesaikan kemauan liburannya.

Mengapa Jogja Membuat Kangen, Selalu Ada Argumen untuk Kembali

Jogja sebagai wilayah yang spesial di beberapa faktor kehidupan membuatnya wilayah yang harus didatangi saat liburan Lebaran tiba.

Baca Juga: Tujuan Rekreasi Wisata Indonesia

Pasti semua pernah dengar “Jogja dibuat dari kenangan, ini bisa dibuktikan dengan adanya banyak pelancong yang berasa kangen dan selalu ingin balik ke Jogja.

Bahkan juga cukup banyak yang menjelaskan sudah kangen Jogja saat langkah awal memakai kereta yang akan bawa pulang ke asal wilayah.

Akan sayang bila kamu sampai melepaskan peluang liburan Lebaran dengan nikmati cantiknya kota berjuta masa lalu yang disebut Jogja. Berikut 5 argumen yang diutarakan Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta

Sama seperti yang dijumpai, banyak beberapa orang yang jatuh hati dengan Jogja. Banyak pula dari mereka yang disebut seorang pelancong yang sekedar hanya pergi liburan, atau yang mengelana untuk pengajaran sampai periode waktu tertentu.

Saat beberapa orang itu sudah balik ke tempat asal, umumnya bakal ada satu peristiwa di mana akan berasa kangen dan ingin bertandang balik ke Jogja. Banyak narasi dan masa lalu untuk beberapa orang yang sudah bertandang ke sana.

Maka argumen apa yang membuat banyak orang selalu kangen dengan Jogja? Yok, saksikan secara lengkap di bawah ini.

Jogja populer dengan kulinerannya yang murah dan meriah dan makanannya juga bermacam

Jogja dikenali dengan murah tetapi tidak murahan. Ingin cari es teh dengan harga Rp2000 juga dapat kamu peroleh di angkringan ciri khas Jogja. Kamu juga dapat nikmati Gudeg sebagai makanan ciri khas Jogja pada harga dimulai dari 10 beberapa ribu saja. Kamu bisa mandapatkannya di seputar jalanan di Jogja yang biasanya dipasarkan oleh mbah dengan baju tradisionilnya.

Begitupun kulineran yang lain pasti menganakemaskan lidah penikmatnya. Bukan hanya rasa yang nikmat di lidah saja tetapi kamu akan nikmati keramahan Jogja lewat senyuman beberapa penjual, begitupun situasi kota Jogja yang selalu mendatangkan aura positif tersendiri. Pasti perihal ini pula yang jadikan kulineran Jogja selalu dikangenin.

Orangnya juga dikenali ramah-ramah, membuat mood jadi baik untuk memulai rutinitas setiap hari

Jogja berhati nyaman tidak cuma sebagai jargon, tetapi adalah kondisi riil yang bias dicicipi semua orang.

Senyum beberapa masyarakat, lingkungan yang cukup bersih, tata kota yang terancang, temperatur yang tidak sepanas kota besar yang lain dan ada banyak faktor kehidupan yang lain yang unik jadikan Jogja makin mempunyai kelebihanya. Khususnya keramahan Jogja yang tidak kamu peroleh pada tempat lainya. Lengkung senyum masyarakatnya akan sanggup membuat kamu jatuh cinta.

Selain itu kota Jogja adalah salah satunya kota di Indonesia yang mempunyai tingkat penyelamatan yang baik. Kamu dapat dengan gampang mendapati kantor polisi. Apa lagi di liburan Lebaran karena itu kamu akan gampang mendapati pos-pos polisi yang dibangun khusus untuk menjaga, mengatur dan amankan berlibur kamu.

  1. Situasi Malioboro yang syahdu setelah hujan, seolah-olah minta untuk tiba kembali
  2. Makan di angkringan kota Jogja, simpel tetapi berarti
  3. Banyak bukit-bukit cantik yang terletak tidak jauh dari tengah kota
  4. Jogja dikenali sebagai kota yang mempunyai beberapa sudut romantis. Pas untuk bulan madu nih!
  5. Dapat nikmati pantai Depok sekalian melahap olahan seafood fresh, pasar ikannya di dekat laut lho!
  6. Ada Sunday Morning atau sunmor di tempat Kampus Gadjah Mada. Tempat memburu jajan nikmat nih!
  7. Segarnya satu mangkuk wedang ronde hangat yang dikonsumsi saat hujan demikian tinggalkan narasi manis
  8. Tiap hari disajikan panorama Gunung Merapi yang istimewa di utara Jogja
  9. Jogja, Miniatur Indonesia yang Selalu Membuat kamu Kangen dan Ingin Kembali!

Kota Jogja dikenal juga sebagai kota siswa, ini ditunjukkan dengan adanya banyak sekolah dan perguruan tinggi baik swasta atau negeri di Jogja. Adanya sarana pengajaran itu jadikan Jogja sebagai arah untuk menuntut pengetahuan oleh siswa dari bermacam wilayah di Indonesia.

Beberapa siswa dan mahasiswa itu bawa budaya dari tiap-tiap wilayahnya, hingga saat kamu berkunjung Jogja untuk liburan Lebaran pasti menyaksikan orang dari bermacam daerah Indonesia. Jadi tidak jarang-jarang Jogja dikatakan sebagai miniatur Indonesia.

Referensi Angkringan di Yogyakarta yang Nikmat dan Murah Semarak

Senja, kopi, dan angkringan~ Jika kata penyair Joko Pinurbo, Yogyakarta itu dibuat dari kangen, angkringan, dan pulang. Yup, angkringan memang sama dengan Yogyakarta.

Nyaris di tiap pojok kota, ada selalu warung angkringan yang menyuguhkan menu simpel dengan harga terjangkau semarak untuk semua kalangan.

Dari beberapa ratus, bahkan juga beberapa ribu angkringan yang menyebar di Yogyakarta, beberapa ada yang iconic dan jadi favorite banyak orang. Jika bertandang ke Yogyakarta, angkringan-angkringan ini harus sekali kamu coba satu-satu. Berikut daftarnya!

  1. Angkringan Nganggo Suwe

Posisinya ada di Jalan Pramuka, Giwangan, Umbulharjo, Yogyakarta. Angkringan legendaris yang ada di teritori Kotagede ini populer dengan lauk pauk dan minumannya yang melimpah.

Kecuali nasi kucing biasanya, kamu bisa juga mencicip nasi bakar, tongseng keong, wedang asam jahe, atau wedang asam panas.

  1. Angkringan Klebengan

Angkringan Klebengan berada di Gor Pemuda Klebengan, Jalan Agro, Caturtunggal, Depok, Sleman.

Kemudian Angkringan ini menjadi kesukaannya beberapa mahasiswa, karena posisinya benar-benar vital di teritori universitas UGM dan UNY. Disamping itu, harga juga murah, hanya Rp10 ribu ditanggung telah kenyang.

  1. Angkringan KR

Angkringan KR atau Angkringan Pak Jabrik berada di Jalan Mangkubumi, Yogyakarta. Disebutkan Angkringan KR karena posisinya ada di muka kantor informasi Harian Kedaulatan Rakyat yang telah berumur beberapa puluh tahun.

Angkringan KR kerap jadi berlangganan beberapa pelancong, karena dekat Malioboro dan Tugu Jogja. Disamping itu, menu yang dihidangkan juga bervariatif.

  1. Angkringan Batasan kota

Disebutkan Angkringan Batasan kota karena posisinya ada pas di tepian di antara Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman. Angkringan ini terhitung berlangganan mahasiswa dan siswa, karena harga makanan dan minumannya benar-benar bersahabat.

  1. Angkringan Wijilan

Kamu yang ingin makan senang ala-ala prasmanan dapat sekali coba Angkringan Wijilan.

  1. Angkringan Pak Satari

Angkringan Pak Satari berada di Ngangkruk, Margorejo, Kecamatan Tempel, Kabupaten Sleman. Kuliner Angkringan ini sediakan seputar 20 tipe hidangan nasi kucing dengan lauk yang berbeda. Membuat bingung dech milihnya.

  1. Angkringan Lik Man

Angkringan Lik Man adalah yang pertama di Yogya. Telah ada semenjak tahun 1950-an. Posisinya ada di teritori Stasiun Tugu.

Angkringan ini selalu ramai wisatawan. Yang paling dicari pasti kopi joss-nya yang legendaris itu.

  1. Angkringan Pak Tomi

Posisinya cukup mblusuk, pas di tepi Kali Kode, Jalan Abu Bakar Ali. Angkringan ini menjadi favorite karena posisinya yang unik.

Di sini kamu dapat kongkow dengan harga terjangkau sambil nikmati gemericik Kali Kode, sekalian melihat kereta api yang lewat. Senja, kereta api, dan kopi.

  1. Angkringan Pak Jack

Salah satunya angkringan legendaris, nih! Posisinya ada di Jalan Jenderal Sudirman atau samping barat Jembatan Gondolayu. Angkringan ini sediakan kopi joss seperti Angkringan Lik Man.

  1. Angkringan Waroeng Klangenan

makanan dalam Angkringan ini mulai jadi perhatian saat Presiden Joko Widodo pilih makan di sini saat bertandang ke Yogyakarta. Posisinya ada di Jalan Patangpuluhan, Wirobrajan, Yogyakarta. Antiknya, kamu akan disiapkan anglo untuk membakar sendiri lauk pauk yang kamu pilih.

Itu beberapa referensi angkringan di Yogyakarta yang bisa saja daftar kuliner murah dan meriah dan nikmat. Ada yang pernah kamu kunjungi?